Kita telah
belajar menghitung indeks harga dengan berbagai metode. Masalahnya sekarang,
sudah bisakah kita menafsirkan indeks harga yang sudah kita hitung? Jika belum,
perhatikan tabel berikut ini.
Catatan:
Dalam menafsirkan indeks harga, yang dipakai sebagai patokan adalah angka 100, karena indeks harga tahun dasar selalu bernilai 100.
Apabila tahun yang lain (bukan tahun dasar) indeks harganya di atas 100, berarti telah terjadi kenaikan, dan bila di bawah 100, berarti telah terjadi penurunan.
N Menghitung
Inflasi Berdasarkan Indeks Harga
Ciri terjadinya inflasi yaitu adanya
kenaikan harga barang-barang secara umum dalam suatu perekonomian. Untuk
mengetahui laju inflasi atau tingkat inflasi digunakan
Indeks Harga Konumen (IHK) sebagai dasar perhitungan.
Dengan demikian, Indeks harga Konsumen memiliki hubungannya yang erat dengan inflasi. Dalam menghitung laju inflasi digunakan rumus sebagai berikut:
Dengan demikian, Indeks harga Konsumen memiliki hubungannya yang erat dengan inflasi. Dalam menghitung laju inflasi digunakan rumus sebagai berikut:
Diketahui:
IHK Tahun 1994 adalah 120
IHK tahun 1995 adalah 133
Ditanya: laju Inflasi tahun 1995
Seperti
sudah dibahas tentang Indeks Harga Konsumen, BPS seringkali mengubah tahun
dasar yang dilakukan dengan Survei Biaya Hidup agar sesuai dengan kondisi
terkini. Padahal seringkali dalam melakukan penelitian kita memerlukan series
waktu yang panjang yang akan melewati periode waktu dengan tahun dasar yang
berbeda. Sehingga diperlukan penyamaan tahun dasar agar tidak terjadi
kesalahan dalam hasil penelitian.
Berikut
daftar tahun dasar yang digunakan BPS.
1. Sebelum April 1979, yang digunakan sebagai tahun dasar yaitu September 1966 (September 1966 = 100)
2. Mulai April 1979, digunakan istilah Indeks Harga Konsumen (sebelumnya menggunakan istilah Index Biaya Hidup). Dasarnya April 1977-Mare1978. Menggunakan pola konsumsi hasil SBH (Survei Biaya Hidup) tahun 1977/1978 di 17 ibukota propinsi (April 1977-Maret 1978 = 100)
3. Mulai
April 1990-1997. IHK menggunakan tahun dasar 1988/1989. Menggunakan pola
konumsi biaya hidup hasil SBH di 27 ibukota propinsi. (1988/1989 = 100)
4. Mulai Desember 1997. IHK menggunakan pola konsumsi hasil SBH di 44 kota tahun 1996. (1996 = 100)
5. Mulai Januari 2004, digunakan tahun dasar 2002. IHK dihitung berdasarkan pola konsumsi hasil SBH di 45 kota tahun 2002. (2002 =100)
6. Mulai Juni 2008, digunakan tahun dasar 2007, IHK dihitung berdasarkan pola konsumsi hasil SBH di 66 kota tahun 2007 (2007 =100)
4. Mulai Desember 1997. IHK menggunakan pola konsumsi hasil SBH di 44 kota tahun 1996. (1996 = 100)
5. Mulai Januari 2004, digunakan tahun dasar 2002. IHK dihitung berdasarkan pola konsumsi hasil SBH di 45 kota tahun 2002. (2002 =100)
6. Mulai Juni 2008, digunakan tahun dasar 2007, IHK dihitung berdasarkan pola konsumsi hasil SBH di 66 kota tahun 2007 (2007 =100)
Sebelum
merubah tahun dasar, harus ditentukan terlebih dahulu tahun dasar sebagai
acuan. Diperlukan juga data inflasi pada periode yang akan diubah tahun
dasarnya.
Tarik Maju
Rumus ini
digunakan jika tahun atau bulan IHK yang akan digunakan lebih “baru” dari tahun
dasar.
Untuk contoh,
kita gunakan data IHK bulanan periode 2006-2008. Berdasarkan keterangan dalam
data yang digunakan BPS, tahun dasar 2007 (2007=100) mulai digunakan pada Juni
2008. Sehingga dari januari 2006-mei 2008 tahun dasar yang digunakan adalah
2005. Sekarang kita akan mengubah IHK Juni 2008-desember 2008 menjadi tahun
dasar 2005.
Rumus yang
digunakan adalah
Sekarang
kita gunakan IHK Juni 2008 yang sudah diubah tahun dasarnya (2005=100) untuk
mencari IHK Juli 2008 (2005=100)
Begitu
seterusnya, untuk Agustus - Desember 2008 dst.
Tarik Mundur
Kebalikan
dari tarik maju, tarik mundur digunakan jika tahun dasar atau bulan IHK yang
digunakan lebih “lama” dari tahun dasar.
Dengan data
yang sebelumnya, kita akan mengubah IHK Januari 2006-mei 2008 menjadi tahun
dasar 2007.
Rumus yang
digunakan adalah
Sekarang
kita gunakan IHK mei 2008 yang sudah diubah tahun dasarnya (2007=100) untuk
mencari IHK april 2008 (2007=100)
Begitu seterusnya, untuk Januari 2006 – Maret 2008 dst.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar