Energi
adalah kemampuan untuk melakukan kerja (usaha). Satuan energi menurut Satuan
Internasional (SI) adalah joule, satuan energi yang lain: erg, kalori, dan kWh.
Satuan kWh biasa digunakan untuk menyatakan energi listrik, dan kalori biasanya
untuk energi kimia.
Konversi satuan energi:
1 kalori = 4,2 joule
1 joule = 0,24 kalori
1 joule = 1 watt sekon
1 kWh = 3.600.000 joule
Konversi satuan energi:
1 kalori = 4,2 joule
1 joule = 0,24 kalori
1 joule = 1 watt sekon
1 kWh = 3.600.000 joule
Beberapa
bentuk energi antara lain:
- Energi kimia adalah energi yang terkandung dalam zat, misal makanan, bahan bakar atau aki.
- Energi listrik, berasal dari arus listrik.
- Energi cahaya merupakan gelombang elektromagnetik, misal yang dipancarkan dari matahari atau lampu pijar.
- Energi bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar, misal gitar yang dipetik atau bel listrik.
- Energi nuklir berasal dari reaksi pembelahan atom (reaksi fisi) atau penggabungan atom (reaksi fusi).
- Energi mekanik dimiliki benda karena sifat geraknya, misal air terjun.
- Energi kimia adalah energi yang terkandung dalam zat, misal makanan, bahan bakar atau aki.
- Energi listrik, berasal dari arus listrik.
- Energi cahaya merupakan gelombang elektromagnetik, misal yang dipancarkan dari matahari atau lampu pijar.
- Energi bunyi dihasilkan oleh benda yang bergetar, misal gitar yang dipetik atau bel listrik.
- Energi nuklir berasal dari reaksi pembelahan atom (reaksi fisi) atau penggabungan atom (reaksi fusi).
- Energi mekanik dimiliki benda karena sifat geraknya, misal air terjun.
Hukum
kekekalan energi “Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan,
tetapi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain”
ENERGI
MEKANIK
Energi
mekanik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena sifat geraknya. Energi
mekanik terdiri dari energi potensial dan energi kinetik.
Secara matematis dapat dituliuskan :
Em = Ep + Ek
dimana Em = Energi Mekanik
Secara matematis dapat dituliuskan :
Em = Ep + Ek
dimana Em = Energi Mekanik
Ep =
Energi potensial
Ek = Energi Kinetik
Ek = Energi Kinetik
žEnergi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya (kedudukan) terhadapsuatu acuan.
Sebagai contoh sebuah batu yang kita angkat pada ketinggian tertentu memiliki energipotensial, jika batu kita lepas maka batu akan melakukan kerja yaitu bergerak ke bawah ataujatuh. Jika massa batu lebih besar maka energi yang dimiliki juga lebih besar, batu yangmemiliki energi potensial ini karena gaya gravitasi bumi, energi ini disebut energi potensialbumi.
Energi potensial bumi tergantung pada massa benda, gravitasi bumi dan ketinggian benda.Sehingga dapat dirumuskan:
Ep = m.g.h
dimana :
Ep = Energi potensial
m = massa benda
g = gaya gravitasi
h = tinggi benda
Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya (kedudukan) terhadapsuatu acuan.
Sebagai contoh sebuah batu yang kita angkat pada ketinggian tertentu memiliki energipotensial, jika batu kita lepas maka batu akan melakukan kerja yaitu bergerak ke bawah ataujatuh. Jika massa batu lebih besar maka energi yang dimiliki juga lebih besar, batu yangmemiliki energi potensial ini karena gaya gravitasi bumi, energi ini disebut energi potensialbumi.
Energi potensial bumi tergantung pada massa benda, gravitasi bumi dan ketinggian benda.Sehingga dapat dirumuskan:
Ep = m.g.h
dimana :
Ep = Energi potensial
m = massa benda
g = gaya gravitasi
h = tinggi benda
Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya. Makin besar kecepatanbenda bergerak makin besar energi kinetiknya dan semakin besar massa benda yang bergerakmakin besar pula energi kinetik yang dimilikinya.
Secara matematis dapat dirumuskan:
Ek = 1/2 ( m.v2 )
dimana :
Ek = Energi kinetik
m = massa benda
v = kecepatan benda
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya. Makin besar kecepatanbenda bergerak makin besar energi kinetiknya dan semakin besar massa benda yang bergerakmakin besar pula energi kinetik yang dimilikinya.
Secara matematis dapat dirumuskan:
Ek = 1/2 ( m.v2 )
dimana :
Ek = Energi kinetik
m = massa benda
v = kecepatan benda
ž
ž1. Energi panas
žEnergi
panas adalah energi yang dimiliki oleh benda yang panas. Benda yang terbakar menghasilkan
panas. Panas disebut juga kalor. Panas merupakan salah satu bentuk energi.
Lilin yang menyala dapat memutar kertas spiral yang bergantung di atasnya. Hal
tersebut membuktikan bahwa lilin yang sedang menyala memiliki energi panas.
ž2. Energi bunyi
žEnergi
bunyi adalah energi yang ditimbulkan oleh benda yang mengeluarkan bunyi. Bunyi
dihasilkan dari getaran. Bunyi kuat dihasilkan dari getaran yang kuat. Contoh
bunyi yang kuat adalah halilintar, petasan dan bom. Bunyi yang kuat
menghasilkan energi yang besar. Bunyi kuat dapat memekakkan telinga,
menggetarkan dan bahkan memecahkan kaca jendela.
ž3. Energi kinetik
žEnergi
kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang sedang bergerak. Contoh
benda yang bergerak dan menghasilkan energi kinetik antara lain kincir angin
dan dinamo sepeda. Kincir angin dimanfaatkan oleh manusia untuk menggerakkan
turbin dan menghasilkan listrik. Sementara itu, putaran roda sepeda mampu
memutar dinamo sepeda dan menghasilkan energi listrik untuk menyalakan lampu
sepeda.
ž4. Energi potensial
žEnergi
potensial adalah energi yang tersimpan dalam suatu benda. Ketapel yang teregang
mempunyai energi potensial. Energi tersebut sewaktu-waktu dapat dilepaskan.
Contoh benda yang memiliki energi potensial selain ketapel adalah per yang
teregang, busur anak panah yang teregang, dan lain-lain. Energi potensial yang
ada pada per disebut sebagai energi potensial pegas.
5. Energi listrik
žEnergi
listrik adalah energi yang tersimpan dalam benda yang bermuatan listrik. Energi
yang dihasilkan oleh arus listrik mampu menjalankan motor listrik. Contohnya
lampu listrik, kipas angin, seterika listrik, dan pompa air listrik.
ž6. Energi cahaya
žKapas yang
diletakkan di bawah lensa cembung yang terkena sinar matahari dapat terbakar.
Mengapa demikian? Karena cahaya matahari yang dikumpulkan oleh lensa cembung
dapat memanaskan kapas sampai terbakar.
ž7. Energi kimia
žEnergi
kimia adalah energi yang tersimpan dalam bahan kimia. Energi kimia terdapat
dalam berbagai bahan kimia, seperti baterai, aki, makanan, dan bahan bakar.
Sebagian bahan kimia tersebut bisa digunakan untuk menghasilkan energi listrik.
ž
žTermodinamika (bahasa
Yunani: thermos = ‘panas’ and dynamic = ‘perubahan’) adalah
fisika energi , panas, kerja, entropi dan kespontanan proses. Termodinamika
berhubungan dekat dengan mekanika statistik di mana banyak hubungan
termodinamika berasal.
žSelagi
berhadapan dengan proses di mana sistem bertukar wujud atau energi,
termodinamika klasik tidak berhubungan dengan kecepatan suatu proses berlangsung,
disebut kinetik. Karena alasan ini, penggunaan istilah “termodinamika” biasanya
merujuk ke termodinamika setimbang. Dengan hubungan ini, konsep utama dalam
termodinamika adalah proses kuasistatik, yang diidealkan, proses “super pelan”.
Proses termodinamika bergantung-waktu dipelajari dalam termodinamika
tak-setimbang.
Karena
termodinamika tidak berhubungan dengan konsep waktu, telah diusulkan bahwa
termodinamika setimbang seharusnya dinamakan
termostatikžTermodinamika (bahasa Yunani: thermos = ‘panas’
and dynamic = ‘perubahan’) adalah fisika energi , panas, kerja,
entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanika
statistik di mana banyak hubungan termodinamika berasal.
žSelagi
berhadapan dengan proses di mana sistem bertukar wujud atau energi,
termodinamika klasik tidak berhubungan dengan kecepatan suatu proses
berlangsung, disebut kinetik. Karena alasan ini, penggunaan istilah
“termodinamika” biasanya merujuk ke termodinamika setimbang. Dengan hubungan
ini, konsep utama dalam termodinamika adalah proses kuasistatik, yang
diidealkan, proses “super pelan”. Proses termodinamika bergantung-waktu
dipelajari dalam termodinamika tak-setimbang.
Karena
termodinamika tidak berhubungan dengan konsep waktu, telah diusulkan bahwa
termodinamika setimbang seharusnya dinamakan termostatik